VVA

by Husni | 10:12 PM in | comments (0)


VAVAVVAVVAVVAB

Selengkapnya...

Kita hidup di dunia ini semuanya adalah ujian, Orang kuat dan yang lemah, orang miskin orang kaya, tak kecuali semuanya tetap di uji Atas kehendak-Nya....
Kadar ujian yang diberikan Allah kepada hamba-Nya sangat bervariasi dan sangat beragam pula cara kita memaknai,
Kadar ujian dan masalah tergantung dari keimananya seseorang. Kalau keimanannya kuat, ALlah memberikan cobaan yang berat n kalau keimanannya lemah maka diuji pula dengan kadar ujian yang agak lemah.
Sebenarnya Allah bukan tidak sayang kepada kita, kadang cobaan dibalik cobaan dan ujian itu Allah ingin menguji keimanan kita, apakah ketika menderita kadar keimanan kita grafiknya terus bertambah, atau kita akan menvonis bahwa Allah itu tidak sayang sama kita.
Keindahan dunia yang begitu memikat bisa membuat kita lupa tugas dan tanggung jawab kita sebagai khalifah Allah yang diciptakan dimuka bumi ini. Beribadah adalah tujuan pokok dari Allah menciptakan Jin dan manusia.
Tapi kenyataannya kita sekarang ini tidak lagi memperdulikan suruhan Allah itu. Sekarang kita pikirkan dan liat lingkungan sekeliling kita, siapa yang banyak antara orang yang berbuat amalan dunia yang berbasis akhirat atau hanya amalan dunia berbasis untuk di dunia saja.
Sungguh tak dapat dipungkiri kenyataan kita hidup di akhir zaman sekarang ini, lebih banyak kedunianya saja dibandingkan akhirat. Bukan dalam arti kita tidak boleh mengejar dunia, tapi kita sudah melampaui batas.
Dengan jabatan dan kepintaran kita yang secuil, kita sudah lebih suka menuruti hawa nafsu belaka, tidak lagi menggunakan pikiran kita yang sehat. Sehingga kebanyakan orang yang melakukan pelanggaran dikantor-kantor itu bukan orang bodoh. umumnya yang melakukan korupsi itu orang orang-orang hebat. Makanya ini membuktikan bahwa kita sekarang hidup tidak lagi mengontrol kata hati dan hawa nafsu kita.

Ibadah shalat sering tidak tepat waktu, dan kadang-kadang sering tidak kita kerjakan. Padahal orang yang tidak shalat adalah orang yang meruntuhkan agama.
Jadi sebetulnya bukan orang kafir yang menghancurkan islam, tapi dari ummat islamnya sendiri yang dirusak dan dirasuki dengan berbagai keindahan dunia yang fatamorgana ini, baik itu dengan merusak akidah dan moral para remaja sebagai calon generasi masa depan. Sehingga kita tidak lagi mempunyai satu izzah untuk membangun islam. Buktinya....untuk ibadah yang wajib saja kadang-kadang terbengkalai, apalagi amalan yang sunnat. Beribadah hanya dengan meniru sudah menjadi kebiasaan kita, tidak ada lagi memahami dan memaknai apa yang kita lakukan ketika ibadah. Makanya dalam labirin kehidupan yang tak menentu ini, kita janganlah terlalu apatis dengan dunia islam kita sendiri, misi besar untuk menghancurkan islam yang telah lama di usung oleh antek-antek yahudi diluar sana menjadi lebih mudah tercapai, kalau kondisi dari ummat islam sekarang ini masih tidak bersatu dan terpecah-pecah. Kita ummat yang banyak tak berarti di mata kaum yahudi yang sedikit tapi mempunyai satu doktrin yang kuat untuk menguasai dunia.Kita tidak mempunyai pemahaman dan filter yang kokoh untuk menyelamatkan islam. MARILAH KAWAN KITA TERUS BERJUANG UNTUK ISLAM ......
Selengkapnya...

Ber week end ria di Lampuuk.

by Husni | 3:01 AM in | comments (0)

Minggu ini cuaca sangat cerah,,,cocok sekali untuk mandi di laut.... waduh, kayaknya dah tergoda juga ne untuk selalu ke laut tiap minggu,,,,,,,apa lagi suasana pantai bak permadani putih yang dihamparkan....n airnya juga bersih.....
Photobucket
Mulanya sich cuma ikut iseng-iseng aja teman yang ngajak,,,, Eh karena kesan pertama minggu kemarin begitu menggoda ya....Weeek end tuk minggu ini juga ke laut lagi,,,,,,,,

Setelah seminggu disibukkan dengan aktifitas kerja yang membuat tubuh capek dan penat, untuk merefreshk kembli ya...ke laut tuk mandi2 ma kawan-kawan di kantor yang hobi ke laut juga...
Eh tapi bukan tuk apa222 ya...kami hanya ingin melepaskan beban n refresh pikiran aja,,,, agar bisa lebih enjoy dalam bekerja....
Segala perasaan kami tumpahkan semua,,,,,bak orang membuang sampah, aja,,,,pokoknya pulang dari laut pikiran kami jadi plong ,,,kerja pun jadi ok...
Nah liat tak tu,,,,kawan ku yang lagi melepaskan rindu dengan pasir putih,,,, wah kek orang yang tidur di atas spring bed aja,,,
Photobucket
Memang sangat enak tau... takkk...
Photobucket
Wah jadi ikutan pingin tidur aja dulu sebelum mandi,,,,, heheheh
Selengkapnya...

Gempa Membangunkanku..

by Husni | 12:59 PM in | comments (0)

Kesehatan kurang baik, malam ini tepatnya jam 2.30 aku terbangun karena harus ke take a bath, perasaan padahal mengatakan ingin untuk shalat tahajjud dulu, namun karena rasa sakit kepala yang masih belum pulih, perasaan untuk mo tidur pun kembali terhampiri.
Tapi rupanya Allah berkehendak lain, tepatnya jam 3.30 lewat aku terbangun karena gempa,,,,,wah,,aku betul-betul terkejut, karena ayunannya begitu terasa waktu aku tertidur, sehingga tanpa liat kiri kanan, langsung turun dari kamar tingkat 2.
wah....Alhamdulillah bathinku bergumal "Mungkin seandainya tak ada gempa tadi shlat malamku pasti terlewatkan lagi...." Syukurlah,walaupun beribadah karena ada gempa, tapi itu bukan niatku, ...

Dosa dan salah yang pernah kubuat belum sebanding dengan ibadah yang kukerjakan, Aku penuh noda yang hitam tapi pengharapanku untuk kembali suci tetap ada, walaupun itu bagaikan orang yang menanti pelangi setelah awan mendung yang menyelimuti senja. Mungkinkah semua dosaku itu terhapus,,,,>>>>???? Malu rasanya jika aku mengingatkan masa kelam ku.... Mengapa begitu mudahnya hatiku terpedaya. Setiap habis shalat lima waktu, dalam munajat aku selalu berpinta dan memohon belas kasihan-Nya... "
Tapi rasanya semua doaku itu belum terkabul, setiap hari aku masih saja berkelimpangan dengan dosa-dosa, AKu sangat takut azabnya, namun hatiku yang keras ini, terus saja memperdayaku dengan berbagai tipu muslihatnya...
Bagaimana aku meminta menjadi seorang yang sempurna, sementara usaha yang kulakukan untuk mencapai semua itu tidak ada.....bagaimana aku ingin mendapatkan syurga, karena tiap hari amalku lebih banyak memburu neraka. memang itu semua bukanlah alasan bagiku untuk tetap berjuang agar bisa menjadi pemburu syurga. masih ada kemungkinan rasa Rahman dan Rahim-Nya akan ku dapatkan jika semua cita-citaku itu aku usahakan dengan keyakinan yang kokoh.......
Selengkapnya...

Mulai bangun jam 4.30 mo ngerjain shalat tahajjud dulu, Moga aja nantinya bisa menjadi kebiasaan, kan alah bisa karena biasa, mungkin juga berlaku bagi diriku sebagai seorang hamba yang hina ini untuk bisa berusaha menutupi segala kesalahan dan ketertimpangan di sana sini.
Selama memasuki tahun baru ini,
Tepatnya hari minggu tanggal 4 Januari 2009 atau bertepatan dengan 7 Muharram 1430 H. kesehatan ku sudah mulai pulih, walaupun belum fit sekali.
Kemarin selama pulang kampung waktu ada libur tahun baru, badanku sediki capek dan penat, sebab kadang-kadang waktu sujud dalam shalat kepalaku sakit sekali. Alhamdulilah Allah masih memberikan kemampuan kepada ku untuk tetap bisa melaksanakan perintahnya....
Setelah shalat tahajud, seperti biasa selama di kantor, aku terus browsing aja di internet kantor .

Astagfirullah,, setelah kucoba browsing di forum Kaskus, disitu ada postingan yang menghenyakkan ku, "Telah terjadi gempa 7,2 si Manokwari yang berpotensi Tsunami"....
Gempa lagi,,,,,,aku sangat trauma dengan kejadian 5 Tahun silam. Karena aku menyaksikan dengan kepala sendiri gmn air Tsunami yang bergitu kuat menerjang apa saja yang ada di hadapannya, dan aku sungguh masih termasuk salah satu orang yang diberika umur panjang oleh ALlah.
Semoga aja saudara-saudaraku yang di Papua sana tidak mengalami seperti yang terjadi di Aceh 5 tahun lalu. Sungguh alam sudah sangat dekat dengan kiamat.
Setelah beberapa lama aku browsing di internet dan setelah melakukan shalat subuh, aku dan haikal, kawan tempat kerja, mau berlari pagi.
Seperti biasa , sudah dua minggu ini kami berdua selalu lari santai menuju ke mesjid raya.,,,,,,,,,,.
Selengkapnya...

Coretan tangan ku ini merupakan suatu ungkapan yang tak mampu ku sampaikan kepada seorang yang mampu meluluhkan hatiku. Ingin rasanya kukirimkan ke dalam kehidupannya, tapi aku kemauan hatiku tak mampu kuturuti. , aku bukanlah lelaki peminta cinta, karena aku tak mampu melakukannya, tapi aku selalu berusaha menjadi seorang yang akan menjaga cinta itu jika Sang pencinta telah dihadirkan dalam kehidupanku.

Rasa cinta dan sayangku kepada seorang wanita kubiarkan ditutup kalbu. AKu tahu dalam kamus cintanya belum ada namaku, tapi biarlah namanya terukir indah di dalam wikipedia hatiku. Memang mencintai dan dicintai adalah kodrat manusia, tapi aku merasa perasaan mencinta seseorang itu tidak lah seperti yang dimiliki oleh pengembara cinta lainnya.

Rasa itu sudah 1 tahun kusemai, tapi bunganya tak juga kunjung kuncup sehingga mentari nun jauh disana memancarkan sinarnya untuk menghidupkan kembali kenangan yang sudah lama terpendam.

Wahai yang mempesona hatiku .....
Andai Tuhan mau mendengarkan pintaku, mungkin aku akan berdoa untuk membalikkan sang waktu, hingga aku bisa merubah detik-detik tatapan pertama denganmu yang membuat aku selalu mengingatmu. Karena menatapmu mungkin akan menjadi fitnah bagiku……

Sungguh mungkin aku tak sanggup………..

Aku tak mau menanggung dosa telalu berat, aku takut akan siksa-Mu, tapi janganlah pula Engkau mengingkari janji-MU, bahwa “Wanita baik untuk lelaki baik dan wanita jahat untuk lelaki jahat pula”.

Aku bukanlah dari pihak kanan , tapi juga tidak mau menjadi terlalu kiri, aku ingin berada dipertengahan itu, karena aku hanya seorang hamba dhaif bukan seperti kaum hanif yang telah lalu. Mereka yang telah merasakan akan nikmatnya ketika mencintai-Mu. ya,,, tiada dua memang cinta pada-Mu, tapi rasanya begitu sulit bagiku untuk mendapatkannya. karena kadangkala pagi aku sadar, tapi sorenya rasa itu pudar.

Wahai yang mempersona hatiku......,,,,

Saat-saat inilah yang paling kutakutkan, karena nafsuku mungkin tak akan malu memintamu untuk menerima pinangan menjadi Kekasihku bukan sebagai seorang istri yang halal bagiku. Syukurku pada-Mu yang masih memberikan sedikit rasa malu itu di sanubariku.

Driku yang tak mengerti akan perasaanku……

Pengharapan ku padamu,,,,Sudikah engkau menungguku hingga tiba saatnya ku bisa datang dengan tegak untuk meminangmu……? Namun aku berpikir semua rasa ini pasti berlalu,,, dan aku takut takkan bisa menemukan dirimu pada bangsa hawa yang lain .Tapi biarlah waktu yang berbicara,,,mungkin suatu saat nanti engkau akan menimang cucu mu dan aku juga demikian. HIngga kita bisa tersenyum mengingat kisah yang tragis ini, atau mungkin tuhan membuka tabir mimpiku untuk bisa merajut cinta dan menjalin tali ukhuwah dalam bingkai keluarga mawaddah wa rahmah dengan dirimu, kita bisa menatap dan masa depan bersama untuk membuka perih rindu yang lama bersemi.

Wahai penakluk hatiku……..

Akhirnya,,,,,,hanya kepada-Nyalah aku memohon semoga bisa menempatkan malu ini pada tempatnya, karena ku takut sekali dengan kelemahanku sebagai manusia yang begitu mudah terpedaya oleh bujukan rayu nasfu durjana…….

Aminnn….
Selengkapnya...

Pulang dari shlat magrib, ke kantor untuk browsing internet. karena besok libur jadi tidak ada jadwal melayaout tuk malam ne.....
Suasana di kantor yang sangat jauh berbeda dengan malam-malam kemarin membuat ku lebih leluasa dan nyaman ngebrosing di internet, sebab malam ne adalah malam adalah malam tahun baru kita ummat Islam yaitu tanggal 1 Muharram 1430 H jadi koran besok gak terbit.....Asyikkkkk...deh.
Aku sebenarnya juga gak ingat kalau malam ne adalah malam tahun baru islam, memang dunia sudah membuat ku terlalu larut dalam permainannya yang mengasyikkan.. tidak ada lagi sebuah rasa mengsyukuri nikmat tahun yang diberikan-Nya. padahal malam ne adalah malam dimana kita memperingati hari Hijrahnya Rasulullah dari kota Makkah ke kota Madinah, untuk menyebarkan agama Islam di sana, juga untuk mencari perlindungan karen keadaan ummat islam di Makkah waktu itu sudah sangat di kekang oleh bangsa Yahudi...
Memang perayaan Malam Tahun baru Hijriah tidak semeriah dengan perayaan Tahun Baru Masehi yang terkesan hura-hura. Semua muda-mudi tumpah ke jalan dengan hanya untuk berpesta pora....
Semoga saja kita ummat islam yang dewasa ini sedang mengalami masa paceklik iman, tetap bisa menatap sebuah sejarah dari tahun baru itu sendiri, dimana pada masa pemerintahan Umar bin Khatab RA dulu di tetapkan nya tahun baru islam itu sendiri sebagai realisasi atas ususlan dari Ali bin Abi Thalib agar kita umat Islam mempunyai perhitungan kalender sendiri.
Sungguh sebagai bangsa besar kita ummat islam tidak boleh melupakan sejarah kita yang telah di toreh dengan dawai emas oleh para pendahulu kita.... Semoga aja momentum peringatan tahun baru islam yang akan jatuh besok hari senin tanggal 29 Desember 2008, dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali hijrah dari kesalahan-kesalahan yang kita lakukan pada masa lalu.... Selengkapnya...

Categories

About me

Photobucket Aku sebagai hamba-Nya yang dhaif, tak mengharapkan semua orang menjadi teman, tapi berusaha untuk bisa sopan dan tersenyum pada semua orang....